Cara Merawat Mobil Nggak Harus Mahal, Begini Langkah-Langkahnya

Oli Filter mobil cara merawat mobil Cara Merawat Mobil Nggak Harus Mahal, Begini Langkah-Langkahnya Oli Filter mobil

Cara merawat mobil tidak hanya dengan mencuci sampai kinclong, di-WAX, atau di-Coating. Disamping perawatan eksternal tersebut, ada beberapa cara perawatan yang jauh lebih penting dan berkaitan dengan bagian internal mobil. Cara perawatan ini sangat mempengaruhi performa mobil itu sendiri, termasuk umur pakainya.

Nah, bagaimana cara merawat mobil yang benar?

Jangan Salah Pilih Bahan Bakar

Bahan bakar mobil cara merawat mobil Cara Merawat Mobil Nggak Harus Mahal, Begini Langkah-Langkahnya Bahan bakar mobil 660x400
Bahan bakar mobil

Baik buruknya performa mobil tergantung dari cara perawatannya. Salah satu yang paling krusial yaitu pilihan bahan bakar yang tepat. Pertamina menawarkan banyak pilihan bahan bakar mulai dari Premium, Pertalite, Pertamax, dan beberapa lainnya.

Agar performa mesin lebih awet pilihlah bahan bakar yang sesuai nilai oktan yang direkomendasikan oleh pabrik. Apa itu nilai oktan? Yang dimaksud nilai oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang diberikan sebelum terjadinya proses pembakaran.

Umumnya semakin tinggi nilai oktan BBM, semakin lambat pula BBM tersebut terbakar. Nilai oktan yang sesuai akan memberi dampak bagus pada mesin, terutama karena tidak meninggalkan residu yang mengganggu kinerja mesin.

Jangan Terlambat ganti Oli dan Oli Filter

Seperti halnya makanan, oli mesin memiliki masa kadaluwarsa. Biasanya harus diganti secara berkala dengan jarak kilometer tertentu. Pada mesin mobil, oli mempunyai peran yang sangat penting terutama untuk melumasi bagian-bagian mesin, mencegah aus, serta mengurangi gesekan dalam mesin.

Oli Filter mobil cara merawat mobil Cara Merawat Mobil Nggak Harus Mahal, Begini Langkah-Langkahnya Oli Filter mobil 602x400
Oli Filter mobil

Kenapa oli mesin mobil bisa berkurang? Ini karena oli bekerja terus menerus melumasi komponen mesin ketika bergesekan. Oli juga bersifat mendinginkan pada saat mesin bekerja ekstra, terutama ketika mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Apa dampak buruknya jika oli filter terlambat diganti? Seperti halnya oli, oli filter juga harus diganti secara berkala. Jika terlambat diganti maka oli filter akan penuh atau bahkan tersumbat sehingga mesin akan dipenuhi kotoran. Tidak hanya itu, akibat kinerja oli filter yang tidak maksimal akan menghambat sirkulasi oli sehingga oli tidak mampu bekerja maksimal.

Gunakan Radiator Collant untuk Mengisi Air Radiator

Radiator Coolant mobil cara merawat mobil Cara Merawat Mobil Nggak Harus Mahal, Begini Langkah-Langkahnya Radiator Coolant mobil
Radiator Coolant mobil

Cara merawat mobil berikutnya yaitu dengan mengisi air radiator menggunakan Radiator Collant. Selain bahan bakar dan oli, air radiator merupakan bagian tak terpisahkan dari mesin mobil. Fungsi dari air radiator sendiri adalah untuk mendinginkan suhu mesin.

Usahakan sesering mungkin mengecek radiator. Jangan sampai terlambat mengisi air karena dapat merusak mesin mobil. Hindari penggunaan air biasa tapi biasakan dengan mengggunakan air radiator khusus yaitu radiator collant.

Cairan Penting Lain yang Harus Diperhatikan

Setelah air radiator, cek cairan penting lain yang berhubungan dengan kinerja mobil.

  • Cek air aki. Air aki harus dicek minimal 2 minggu sekali apabila menggunakan aki basah.
  • Cek minyak rem. Posisi minyak rem harus berada diatas garis minimum. Biasanya minyak rem sudah harus diganti setiap 50.000 kilometer. Anda wajib waspada karena kekurangan minyak rem akan mengakibatkan kegagalan pada sistem pengereman atau istilahnya rem blong.
  • Cek air wiper. Pastikan karet wiper tetap licin dengan mengisi air wiper secara rutin. Jika wiper kering akibatnya kaca mudah rusak.
  • Cek minyak power steering. Oli power steering biasanya harus diganti setiap 20.000 kilometer.
  • Cek oli gardan. Oli gardan harus diganti minimal setiap 10.000 kilometer. Minyak gardan sendiri sangat penting untuk melumasi gardan ketika bergesekan dengan komponen lain.
  • Cek oli transmisi matic. Bagian ini harus dicek secara berkala dan harus diganti setelah 200.000 kilometer.

Demikian cara merawat mobil dengan benar. Selain beberapa cara diatas sebenarnya masih ada bagian-bagian lain yang perlu dicek seperti lampu, timing belt, dan busi, atau signal-signal lain. Agar tidak terjadi kerusakan, pada saat melakukan pergantian di bengkel sebaiknya Anda minta pada teknisi untuk melakukan pengecekan di bagian-bagian tersebut.

Apakah Anda membutuhkan jasa coating dan perawatan eksternal maupun internal mobil? Silakan kunjungi Autolongue.id. Disini kami menyediakan layanan perawatan mobil mulai dari coating, penambahan aksesoris, audio, servis, hingga penggantian spare-part dengan harga kompetitif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *